Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

500-an kelurahan bangun Teamwork Peningkatan Kapasitas Lurah-BKM-KSM Tahun 2018

Memasuki Triwulan 3 tahun 2018, Sanimas IDB berlari kencang membangun pelayanan sarana sanitasi di masyarakat. Saatnya para pelaku yang terlibat merapatkan barisan untuk mengimbangi kecepatan target pembangunan. Masih banyak pelaku tingkat masyarakat yang ragu dalam menjalankan perannya. Sekitar 527 kelurahan wilayah sasaran Sanimas IDB akan mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Lurah-BKM-KSM 2018 untuk membangun pemahaman dan keterampilan dalam pelaksanaan pembangunan sarana prasarana sanitasi di masyarakat. Harapannya adalah memperkuat dan membangun semangat tim pada pelaku yang ada di tingkat kelurahan dan masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan dalam 5 gelombang ini akan diikuti hampir 2.600 orang peserta. Kategori peserta yang diundang adalah perwakilan pemerintah kelurahan dan lembaga pengelola dan pelaksana kegiatan tingkat masyarakat yaitu BKM dan KSM. Perhatian dari kegiatan ini adalah untuk membangun pemahaman bahwa keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara masyarakat, pengelola pelaksana, dan pemeriintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Alur kegiatan peningkatan kapasitas Lurah-BKM-KSM diawali dengan membangun pemahaman konsep prinsip program dan ruang lingkup perannya, sehingga para peserta memiliki persepsi yang sama dan memahami masing-masing peran. Hal ini merupakan dasar kolaborasi antara Lurah, BKM, dan KSM dalam menjalankan tugasnya. Lurah sebagai fasilitator pembangunan tingkat kelurahan diharapkan dapat membangun kondisi yang mendorong partisipasi masyarakat dan elemennya. Begitu juga BKM yang berperan sebagai penanggung jawab pelaksanaan program diharapkan mampu mengelola kemampuan KSM yang bertugas sebagai kelompok pelaksana kegiatan Sanimas pada tahap konstruksi. Selanjutnya pembekalan keterampilan pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan yang diberikan kepada BKM dan KSM meliputi aspek administrasi kegiatan dan aspek teknis konstruksi sarana prasarana sanitasi. Pembekalan aspek administrasi meliputi pembahasan pengadaan barang-jasa dan mekanisme pengelolaan dana bantuan. Sehingga segala hal yang terkait dengan pelaksanaan program berjalan sesuai prosedur dan akuntabel (dapat dipertanggung jawabkan) Hal lain yang terkait dengan pembekalan teknis meliputi wawasan pengenalan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpadu (SPALD-T), proses serah terima pengelolaan, hingga pemeliharaan sarana prasarana. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, besar harapannya bahwa program tidak hanya terlaksana, tetapi juga dapat bermanfaat nyata, serta dapat dikembangkan jangkauan layanannya. Suparmanto Hygiene Behavior Change-NPMC Sanimas IDB

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar