Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal PLPBM  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Strategi Implementasi IBM pada Kondisi Darurat (COVID-19)

JAKARTA, plpbm.pu.go.id – Berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia, pada konferensi pers (24/03/2020), Kementerian PUPR diminta untuk segera melakukan eksekusi Program Padat Karya Tunai. Dana desa dan program-program pemerintah daerah (provinsi, kabupaten, dan kota) juga harus mengutamakan cara-cara padat karya. Dalam kondisi darurat seperti saat ini, Kementerian PUPR melalui Satker IBM menyusun strategi mitigasi program IBM dalam keadaan menghadapi wabah COVID-19.

Strategi mitigasi disusun sebagai bentuk penyesuaian program di tengah wabah, serta tetap memperhatikan upaya pencegahan penyebaran corona virus disease (COVID-19). Beberapa strategi yang disusun Satker Infrastruktur Berbasis Masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penyesuaian RKTL Nasional

Penyesuaian Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) dilakukan baik untuk program Sanitasi Perdesaan Padat Karya (Sandes), Sanitasi Berbasis Masyarakat Reguler (Sanimas Reguler), dan TPS 3R. Perubahan terjadi pada jadwal peningkatan kapasitas TFL, kontrak kerja (KSM – PPK), tahap penyaluran dana baik tahap 1 maupun 2 dari KPPN, serta tahap konstruksi.

  1. Melakukan peningkatan kapasitas Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) secara e-learning atau daring

Tidak seperti biasanya, pada kondisi darurat saat ini, kegiatan peningkatan kapasitas TFL dilakukan melalui e-learning. Pelaksanaan peningkatan kapasitas TFL tahap 1 yakni pada bulan April 2020, secara bertahap untuk masing-masing program. Kegiatan e-learning meliputi pembelajaran materi dan melalui video/animasi, pembahasan dan tanya jawab melalui live Instagram, serta pelaksanaan post test untuk bahan ujian daring. Selain itu, akan dibuat grup media sosial maupun video conference dengan advisory konsultan pendampingan sebagai ruang diskusi.

  1. Menyusun protokol pelaksanaan kegiatan IBM dalam kondisi darurat.

Protokol pelaksanaan kegiatan dalam kondisi darurat merupakan hal yang wajib dilakukan pada masa ini. Protokol meliputi pembentukan satgas COVID-19, kegiatan sosialisasi, pembentukan KSM, pemetaan, pembentukan KPP, pembuatan RKM, kemudian pelaksanaan infrastruktur. Tentu dalam pelaksanaan kegiatan, terdapat Standard Operating Procedure yang harus ditaati, misalnya untuk kegiatan rembug warga, pelaksanaan konstruksi, serta kegiatan lapangan lainnya.

Selain strategi mitigasi yang diimplementasikan di atas, Satker IBM juga menerapkan strategi percepatan pelaksanaan program. Hal ini meliputi identifikasi desa calon penerima, melakukan evaluasi sebaran TFL dan faskab, melakukan evaluasi capaian, identifikasi PPK, kemudian penentuan lokasi yang dapat dilakukan percepatan, serta pengawalan pelaksanaan program di lapangan.

Berdasarkan strategi mitigasi yang telah disusun, diharapkan pelaksanaan program IBM tidak terkendala secara signifikam, sehingga tetap dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. (pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar