Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2021 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Sarana Prasarana Sanitasi di Kawasan Rawa

BARITO KUALA, plpbm.pu.go.id – Desa Semangat Bakti, Kecamatan Alalak adalah satu dari sekian desa di kabupaten Barito Kuala yang sebagian besar kawasan permukimannya berada di daerah rawa. Secara morfologis Desa Semangat Bakti  berada pada ketinggian 0 - 0,20 mdpl yang kemampuan dan kesuburan tanahnya dipengaruhi oleh pasang surut air dan sebagian tergenang dan didominasi oleh rawa. Secara keseluruhan wilayah Desa Semangat Bakti merupakan daerah dataran rendah yang relatif datar, sehingga perumahannya menggunakan konstruksi rumah panggung dengan kearifan lokal. Begitu juga dengan rencana dan pelaksanaan sarana sanitasi program Sandes Padat Karya di desa Semangat Bakti.

Puadni secara demokrasi terpilih sebagai ketua KSM, dibantu oleh tim perencana pembangunan KSM Semangat Bersama serta pendampingan dari Melida Rima Fatimah sebagai TFL Pembedayaan dan Riesky Amalia sebagai TFL Teknik, telah melakukan pemetaan sosial dan survey kampung sendiri untuk menentukan calon-calon penerima manfaat yang layak dan sesuai dengan kriteria penerima manfaat program Sandes Padat Karya.

Dari hasil pemetaan sosial yang kemudian disusun dalam dokumen Rencana Kerja Masyarakat (RKM) diperoleh bahwa calon penerima manfaat berada di kawasan perairan pinggir sungai sebanyak 13 rumah dan 36 rumah di daratan yang terpengaruh pasang surut air sungai, sehingga desain konstruksi bangunan panggung adalah pilihan tepat. Puadni (ketua KSM) dan tim perencana KSM Zainal Ilmi secara spontan mengusulkan konstruksi panggung baik untuk bilik maupun tangki septik dan bersama TFL serta dipandu oleh Masnilly, Faskab Barito Kuala. Kemudian dilakukan survey lapangan yang lebih detail, untuk mendapatkan kebiasaan pola pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat dan kondisi eksisting rata-rata kawasan permukiman yang akan mendapatkan bantuan. Perencanaan ini juga dibantu oleh Kepala Desa H. Alimansyah yang menyampaikan bahwa bangunan di pinggir sungai telah didirikan sejak lama dan membuat surat pernyataan, agar mendapat Surat Kearifan Lokal dari Dinas PU PR Kab. Barito Kuala.

Dari hasil survei tersebut didapat data-data sebagai berikut :

1. Kedalaman tanah keras rata-rata adalah + 20 m, sehingga diperlukan cerucuk kayu galam sebagai pondasi tiang pancang (pondasi mengapung)

2. Tinggi maksimal muka air banjir adalah 60 cm dari tanah dasar.

3. Tangki septik akan menjadi lowest level dari rangkaian konstruksi bangunan dan sistem perpipaannya.

Selanjutnya dari hasil survei, TFL teknik memulai membuat Rencana Teknik Rinci (RTR) sebagai dasar perhitungan di Rencana Anggaran Biaya (RAB), dengan acuan harga rata-rata hasil survei material sebagai harga satuan yang dipergunakan di RAB.

Dari hasil peritungan RAB, biaya satuan pekerjaan rata-rata adalah Rp. 5.100.588,- untuk bangunan bilik toilet, tangki septik individu Rp. 3.754.492,- dan tangki septik komunal Rp. 5.356.558,- sehingga jumlah unit rencana terbangun di seluruh Desa Semangat Bakti adalah 36 unit yang dapat dimanfaatkan oleh 50 KK atau setara dengan 134 jiwa.

Tenaga kerja sebagian sebagian besar adalah warga setempat terutama calon penerima manfaat, tetapi karena keterbatasan SDM terutama untuk proses pembangunan tangki septik akan direkrut beberapa tenaga tukang ahli dari luar desa.

Kendala yang dihadapi dalam pembangunan yakni adalah kondisi air sungai yang pasang, sehingga belum bisa mengerjakan pengecoran tangki septik di lokasi pinggir sungai. Permasalahan disampaikan oleh KSM dan TFL kepada Faskab, sehingga atas rekomendasi Faskab dilakukan pengecoran pada saat air sungai surut,  sebagai upaya penyelesaian, dan permasalahan telah diselesaikan dalam jangka waktu seminggu. (Adv. Sandes Wil. 1/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar