Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Sanimas Reguler di Wilayah KSPN Likupang

MINAHASA UTARA, plpbm.pu.go.id – Kawasan Tanjung Pulisan, Likupang memiliki keelokan dan keindahan alam yang sangat menakjubkan. Daerah ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata favorit di Provinsi Sulawesi Utara. Sejak tahun 2019, kawasan ini menjadi kawasan yang masuk dalam pengembangan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional). Objek wisata Pantai Pal terletak di Desa Marinsow yang berjarak sekitar 44 km dari bandara Sam Ratulangi di Manado. Pantai Pal memiliki hamparan pasir putih dengan gradasi warna air laut yang menyejukan mata ketika dilihat.

Berada di sekitar KSPN, Kabupaten Minahasa Utara turut mengambil peran dalam perbaikan infrastruktur dan perbaikan kualitas hidup masyarakatnya. Upaya perbaikan dilakukan guna meningkatkan daya jual dari potensi kawasan wisata sekitar. Dengan kualitas infrastruktur dan sanitasi yang baik, maka daya jual KSPN pun akan meningkat.

Program Sanimas Reguler hadir di Kabupaten Minahasa Utara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar. Program Sanimas Reguler yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Sanitasi, diharapkan dapat memberikan dampak yang besar bagi kelestarian alam dan lingkungan serta membantu dalam mempertahankan ekosistem yang ada. Program ini juga diharapkan juga dapat memberikan pengaruh yang besar pada pola hidup yang diterapkan oleh masyarakat.

Masyarakat diarahkan dalam kegiatan optimalisasi perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal. Dengan menerapkan PHBS, diharapkan agar masyarakat dapat memberikan dampak yang besar dalam terciptanya dan terjaganya kelestarian lingkungan.

Walaupun berada di wilayah KSPN, pengerjaan program Sanimas Reguler tetap menerapkan pola padat karya dengan memberdayakan masyarakat setempat. Sama seperti daerah lainnya, proses pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat dan dibantu oleh tim pengawas yang sudah berpengalaman dalam pembangunan sarana dan prasarana sanitasi. Dengan pola pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan kemandirian masyarakat untuk mampu mengelola dan menjaga sarana dan prasarana yang telah terbangun. (Adv. Sanreg Wiltim/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar