Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal PLPBM  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

SANG PENYELAMAT DARI GAMPONG BLOK SAWAH

Namanya Nonong Ariyani sebagai Bendahara KSM Kenanga Cempaka  di Gampong  Blok Sawah,  dia Seorang wanita tangguh dan penyelamat program Di Gampongnya dengan perjuangan yang menguras Tenaga, keringat dan airmata untuk dapat menyele- Saikan Kegiatan IPAL yang mulai dibangun Tahun 2017  dan  selesai Juli 2019   ( wow begitu lama ), Mengapa terjadi demikian?ayo kita lihat Flashback ceritanya bagaimana perjuanganya, Sehingga Kegiatan selesai 100% dan menyelesaikan LPJ 1,2 dan 3.

 

Dana  kegiatan  masuk  rekening  BKM  pada  bulan  Desember  2017  sebesar Rp.425.000.000,- untuk pembangunan IPAL dan MCK. Pembangunan diawal saja sudah menemukan kesulitan yang berat karena sering terjadi hujan dan terkendala penggalian ipal yang sulit karena mencapai 4 meter, sehingga pencairan Tahap 1 banyak dihabiskan pembayaran upah. Singkat cerita sampai pencairan dana Tahap 3 IPAL belum juga terlaksana, dan ketua KSM tidak mau tau lagi  dan juga LPJ terbengkalai alias belum siap, karena PPK tidak mau dana tahap 3 dicairkan kembali sebelum progres fisik mencapai syarat penggunaan dana yang sudah terpakai, maka berhentilah pekerjaan IPAL di Gampong Blok Sawah. Nah   para   pembaca,   pada   saat   kegiatan   stagnan   inilah   tampil seorang Penyelamat   yang   tanpa   pamrih...siapa  Dia...Ibu   NONONG ARYANI yang tugasnya sebagai bendahara KSM dan sekarang merangkap Ketua dan Pekerja. Ibu  Nonong  punya  komitmen  bila  sudah  diserahkan  tanggungjawab dari masyarakat  harus  diselesaikan sampai tuntas...tas..tas...biarpun Ibu Nonong mengalami cacian dan makian warga...bahwa ksm tidak jujur. Ibu Nonong mengambil inisiatif dengan mengajak BKM dan Geuchik Gampong untuk bermusyawarah terkait kelanjutan program yang terhambat, akhirnya Pak Geuchik   bisa   diyakinkan   Ibu   Nonong   untuk   dicarikan   Donatur   untuk menyelesaikan pekerjaan fisik yang berbeda jauh dengan penggunaan dana. Tetapi  masalah  terus  muncul  tanpa  henti, mungkinkah  karena  seorang wanita? Oh...itu tidak membuat Ibu Nonong Aryani tidak patah semangat.

 

Dengan hati yang ihklas Ibu Nonong terus berjuang dan akhirnya juga pucuk dicinta ulampun tiba seorang donatur yang bernama Bapak Drs.Abdul Adi yang dengan ihklas juga ikut membantu didalam penyelesaian IPAL dan MCK dan tidak terlepas dari bantuan Pak Geuchik Gampong Blok Sawah sebagai penjamin dan juga membantu kegiatan dari dana desa juga. Perjuangan siapa? Pastilah Ibu Nonong Aryani sebagai penggerak tanpa pamrih dengan sering meninggalkan suami dan anaknya tanpa kenal waktu.

 

Dengan   semangat     yang    diperlihatkan Ibu    Nonong    Aryani      bersama STFL Muhammad Fadhil  dan TFL menyelesaikan LPJ bersama TIM RPMC 1 dikantor TAMK. Dalam penyelesaian  LPJ ini  Ibu  Nonong Menyelesaikan semuanya sendiri ( dia sbg Ketua, Bendahara )   dan didampingi  oleh STFL dan TFL serta   Tim  RPMC1  sampai Selesai, karena kegiatan ini TA.2017 wow. Tapi akhirnya selesai juga dengan perjuangan tanpa kenal lelah Ibu Nonong Aryani.

 

Maju  terus  pantang  mundur sekali  layar  terbentang tidak  ada  yang  bisa menghalangi. Karena itulah Ibu Nonong Aryani saya sebut Seorang Pejuang Wanita Tidak Kenal Lelah dan Tanpa Pamrih berasal dari Gampong Blok Sawah Kabupaten Pidie. Ini semua berbuah manis. 

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar