Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Peran Strategis Kepala Desa Babin

YALIMO, plpbm.pu.go.id – Keberhasilan pembangunan desa (di Provinsi Papua disebut kampung) merupakan tolok ukur keberhasilan pembangunan suatu bangsa dan keberhasilan pembangunan desa, salah satu faktor dominannya adalah partisipasi masyarakat desa itu sendiri dalam pelaksanaan pembangunan di desanya. Sementara itu, faktor lain yang juga tidak kalah strategisnya yang dapat menggerakkan partisipasi masyarakat adalah kepala desa sebagai unsur utama pemerintah desa.

Desa Babin, Kecamatan Abenaho, Kabupaten Yalimo adalah gerbang masuk melalui moda transportasi darat bagi siapapun yang bepergian menuju Elelim, ibukota Kabupaten Yalimo baik dari kota Wamena Kabupaten Jayawijaya maupun dari kota Jayapura karena letaknya yang membatasi Kabupaten Yalimo dengan Kabupaten Jayawijaya

Seperti juga wilayah perbatasan lain di Provinsi Papua yang sangat menjaga masyarakat di wilayahnya agar tidak terpapar COVID-19, di kampung Babin ini juga didirikan pos pemeriksaan surat izin keluar masuk (yang dilampiri hasil rapid test non reaktif) bagi pengunjung atau pelintas antar Kabupaten/Kota. Di pos jaga inilah perkenalan Kepala Desa Babin, Bapak Matius Wandik dengan Program Sandes Padat Karya Kabupaten Yalimo terjadi. Berawal dari faskab dan tenaga fasilitator lapangan (TFL) yang menyampaikan surat izin keluar masuk Kabupaten Yalimo disertai penjelasan tujuan kedatangan ke Kabupaten Yalimo untuk melaksanakan pendampingan penyediaan prasarana dan sarana sanitasi yang berkualitas, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas sumber daya air dan lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di 10 kampung Kabupaten Yalimo Provinsi Papua.  

Mendengar penjelasan tersebut tanpa basa-basi beliau mengikuti faskab dan TFL Kabupaten Yalimo menghadap Kepala Kecamatan (di Provinsi Papua disebut Distrik) Abenaho, Bapak Selodi Nekwek untuk menemani dan berkoordinasi dengan faskab dan TFL Kabupaten Yalimo. Pada saat itulah disampaikan oleh Kepala Distrik bahwa ada 2 kampung yang sangat sulit aksesnya karena jalan belum tersedia, salah satunya adalah  Kampung Halifur, Distrik Abenaho. Mendengar hal ini maka Kepala Desa Babin  langsung menyatakan bersedia menjadi tempat relokasi karena desanya memiliki 22 KK dengan jumlah jiwa bervariasi antara 6 sampai dengan 12 jiwa yang sudah dibantu pembangunan rumah sehat, namun belum semua KK memiliki bilik toilet, sehingga kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) masih tinggi.

Dalam agenda Focus Group Discussion, Kepala Desa Babin, Bapak Matius Wandik mengatakan bahwa kepala desa sejatinya adalah penjaga desa, dia harus mampu menjaga manusia, ternak dan alam desanya. Inilah yang mendasari beliau selalu mengupayakan pemberdayaan masyarakat dalam penyediaan sarana dan prasarana fasilitas umum desa, seperti jalan desa, jembatan desa, rumah ibadah, pasar desa, rumah layak huni, dan pemenuhan akses sanitasi. Dalam bidang pembangunan infrastruktur, kepala desa berupaya mendorong masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam penyelenggaraan pembangunan desa, mulai dari proses perencanaan pembangunan desa sampai pada pemanfatan dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan di desa.

Dalam proses di tahap perencanaan Sandes Padat Karya  melibatkan tokoh masyarakat/tokoh adat dan warga desa Babin ke dalam kepengurusan KSM, sementara dalam proses pelaksanaannya, kepala desa melibatkan diri secara langsung bersama masyarakat desa untuk ikut berkontribusi terhadap keberhasilan pelaksanaan di desa ini. Beliau selalu berupaya untuk menjalankan peran penjaga desanya, sehingga dengan penuh tanggung jawab kepala desa monitoring item-item yang dikerjakan oleh pekerja setiap hari agar pekerjaan bisa tepat waktu dan tepat biaya. Tak mau kalah dengan peran kepala desa, dua orang mama-mama (ibu dalam Bahasa Papua) anggota keluarga Bapak Serak Hilman ikut menjadi pekerja dengan melaksanakan pekerjaan galian tanah. Upaya pembangunan infratsruktur di desa Babin, sebuah desa yang tetap melestarikan adat-istiadat dan nilai-nilai budaya masyarakat papua  untuk diwariskan dari generasi ke generasi. (Adv. Sandes Reg. 5/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar