Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Peletakan Batu Pertama Pembangunan TPS 3R di Desa Kujau Oleh Bupati Tana Tidung

TANA TIDUNG, plpbm.pu.go.id – Bupati Tana Tidung, Dr. H. Undunsyah, M.H., M. Si., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kujau, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, pada Rabu (17/6/2020).

Undunsyah mengapresiasi pembangunan TPS 3R tersebut, “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan pribadi menyampaikan atensi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pak Dony, Pak Thamrin, dan teman-teman Satker dan Balai yang telah berupaya keras membantu Pemerintah Kabupaten Tana Tidung,” ujarnya dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan TPS 3R.

TPS 3R merupakan fasilitas yang diperuntukkan sebagai pengolahan sampah dengan berbagai keunggulan, salah satunya yakni daur ulang sampah plastik maupun sampah organik. Di TPS 3R Tana Tidung sendiri, nantinya akan ada beberapa fasilitas pengolahan sampah seperti mesin pencacah sampah organik, mesin pengayak, meja pilah, dan 2 (dua) unit motor roda tiga untuk pengangkutan sampah dari masyarakat yang terlayani. TPS 3R ini juga menjadi bentuk aksi nyata penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tana Tidung Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kegiatan pembangunan TPS 3R ini merupakan kegiatan padat karya sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) di tengah pandemi COVID-19 dan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.” jelas Dony Fitriandy, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Utara.

Diketahui bahwa pembangunan TPS 3R di Kabupaten Tana Tidung melibatkan masyarakat sekitar Desa Kujau untuk menjadi bagian dari program padat karya tersebut. Hal ini tentunya membuat masyarakat merasa terbantu di tengah pandemi COVID-19 yang mengalami penurunan pendapatan ataupun kehilangan pekerjaan.

“Dengan adanya program TPS 3R ini saya sangat bersyukur karena bisa bekerja di sini. Karena saya petani, penghasilan saya kecil. Apalagi selama adanya pandemi COVID-19 seperti sekarang. Dengan adanya program TPS 3R ini saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.” ujar masyarakat Desa Kujau.

Peletakan batu pertama pembangunan TPS 3R tersebut juga dihadiri oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman BPPW Kaltara, Thamrin Husain, Kepala BPPW Kaltara Dony Fitriandy, Bendahara BPPW, Kepala Bagian Tata Usaha BPPW, Kepala Seksi Pelaksanaan BPPW, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP), PPK Air Minum, Kepala Seksi Air Limbah Cipta Karya, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Betayau, Kepala Desa Kujau, pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Fasilitator Provinsi (Fasprov), Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan warga Desa Kujau. (Adv. TPS 3R Wiltim/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar