Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

New Normal dalam Pelaksanaan Konstruksi

JAKARTA, plpbm.pu.go.id – Penyesuaian terus dilakukan dalam memasuki era normal baru, salah satunya dalam pelaksanaan konstruksi. Kegiatan pembangunan fisik program Sandes Padat Karya dilaksanakan sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran COVID-19. Sebelum mulai bekerja, para tukang diberi pengarahan oleh Satgas (satuan tugas) COVID-19 desa setempat. Mereka dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan di lokasi pengerjaan proyek. Protokol pencegahan yang harus dilakukan para tukang diantaranya adalah menjaga jarak satu sama lain, melakukan pengecekan suhu, serta menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap seperti helm proyek, sarung tangan, kacamata, masker, rompi dan sepatu selama proses pengerjaan berlangsung.

Dalam keadaan pandemi, beberapa lokasi melakukan percepatan pelaksanaan program guna membuka dan meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat. Secara nasional, Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) mengalami percepatan dari yang telah direncanakan. Pelaksanaan konstruksi pun dipercepat, dengan tetap mengikuti pedoman sesuai petunjuk teknis pelaksanaan.

Salah satunya seperti rangkaian kegiatan On The Job Training KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya yang dilaksanakan Bulan Juni lalu di sejumlah Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah seperti Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Demak dan Kabupaten Cilacap.

Kegiatan On The Job Training tersebut juga turut dipantau dan dimonitoring oleh Tim Dinas PU kabupaten setempat dan diakhiri dengan penyerahan bantuan APD lengkap, berupa masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan untuk KSM. Penerapan protokol pencegahan COVID-19 sesuai ketentuan KemenPUPR ini bertujuan agar proses pembangunan sarana dan prasarana Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya dapat berjalan lancar dengan tetap mengedepankan keselamatan konstruksi, kesehatan kerja, keselamatan publik, dan keselamatan lingkungan setiap tahapan penyelenggaraan konstruksi. (Adv. Sandes Reg. 2/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar