Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2021 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Menurunkan Angka Stunting di Desa Lengkese, Kabupaten Takalar

TAKALAR – plpbm.pu.go.id, Sesuai data dari Posyandu Desa Lengkese, tahun ini tercatat terdapat batita di 143 KK, balita stunting di 13 KK, dan anggota disabilitas di 15 KK. Angka stunting di Desa Lengkese cenderung lebih tinggi diantara desa lainnya, sehingga menjadi salah satu desa prioritas penerima Program Sandes Padat Karya TA. 2021. Selain angka stunting tinggi, angka BABS juga tinggi di Desa Lengkese. Di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pembangunan sarana prasarana sanitasi tersebar di 4 kecamatan.

Pelaksanaan program ini dimulai dengan tahap perencanaan, yakni penentuan penerima manfaat. TFL bersama KSM dan beberapa dari anggota masyarakat melakukan pemetaan sosial, untuk mengetahui letak dan jumlah penyebaran calon penerima manfaat. Penentuan penerima manfaat dilakukan secara transparan, adil, dan merata melalui survei yang dilakukan oleh KSM dan fasilitator lapangan. Tidak hanya itu, dalam menentukan penerima manfaat prioritas, tim fasilitator menentukan dengan kriteria yaitu MBR, ibu hamil, anak di bawah tiga tahun (batita), balita stunting,  penyandang disabilitas, dan masyarakat MBR yang belum memiliki sarana sanitasi yang layak. Berdasarkan hasil survey TFL, Desa Lengkese memperoleh 50 penerima manfaat yang masing-masing berupa bangunan bilik, septik individual dan sumur resapan.

Penyediaan dan pengelolaan sanitasi yang baik merupakan tindakan preventif yang harus dilakukan untuk mengurangi penyebaran penyakit menular akibat sanitasi yang buruk. Saat ini kesadaran masyarakat masih rendah dalam keikutsertaan dalam pengelolaan sarana dan prasarana sanitasi. Belum semua masyarakat menyadari arti penting sanitasi. Bahkan seringkali sanitasi dianggap sebagai urusan belakang sehingga ditinggalkan untuk mengurus urusan-urusan yang lain. Persepsi yang keliru yang memandang urusan sanitasi sebagai urusan yang kurang penting sangat perlu untuk diubah sehingga semua pihak dapat menyadari sepenuhnya bahwa urusan sektor sanitasi merupakan urusan yang penting dan cukup vital.

Pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan yaitu cara untuk mendorong perubahan perilaku hygiene dan sanitasi individu atau masyarakat atas kesadaran sendiri dengan membentuk perasaan, pola pikir, perilaku, dan kebiasaan individu. Untuk itulah masyarakat desa Lengkese menyambut dengan antusias program Sandes tersebut, hal ini dapat dilihat dari kesedian penerima manfaat untuk menggali galian septik dan sumur resapan. Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan angka stunting dan angka BABS di Desa Lengkese dapat mengalami penurunan. (Adv. Sandes Wil. 3/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar