Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Menerapkan Physical Distancing, Sosialisasi Program IBM Tetap Terlaksana

KLATEN, plpbm.pu.go.id – Di tengah masa pandemi COVID-19, pelaksanaan kegiatan IBM berlangsung dengan beberapa penyesuaian. Sesuai dengan tahapan pelaksanaan program IBM, baik program Sandes, Sanimas Reguler, maupun TPS 3R, kegiatan sosialisasi dan rembug warga merupakan tahapan awal yang harus dilaksanakan. Dalam kondisi darurat COVID-19, kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol pencegahan COVID-19.

Masyarakat dikumpulkan dalam kegiatan sosialisasi, dengan beberapa aturan yang harus dipatuhi. Misalnya, jumlah masyarakat yang hadir dibatasi, masyarakat yang hadir sosialisasi wajib dalam keadaan sehat, wajib menggunakan masker sebagai alat pelindung diri (APD), serta menerapkan physical distancing atau memberi jarak antar peserta yang hadir. Cara tersebut merupakan upaya dalam rangka mencegah penyebaran virus COVID-19 di lingkungan masyarakat.

Seluruh wilayah pelaksanaan program IBM menerapkan cara serupa dalam pelaksanaan sosialisasi dan rembug warga. Contohnya, dalam gambar ditampilkan sosialisasi program Sanitasi Perdesaan Padat Karya (Sandes) di Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten pada 8 April 2020. Meski berbeda dari biasanya, tentunya cara ini cukup efektif dilaksanakan mengingat kondisi darurat yang saat ini terjadi di Indonesia.

Selain pelaksanaan sosialisasi dan rembug warga, kegiatan mobilisasi dan survei lapangan juga dilakukan berdasarkan protokol pencegahan COVID-19. Tenaga yang terjun langsung ke lapangan selalu diwajibkan dalam keadaan sehat, dan selalu menggunakan APD. Hal ini menunjukkan pelaksanaan program IBM telah mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19. Di samping menaati aturan dan protokol pencegahan COVID-19 di lingkungan kerja IBM, pelaksanaan program juga menyesuaikan dengan kebijakan wilayah masing-masing.

Harapannya, dengan penerapan physical distancing dan upaya pencegahan lainnya, pelaksanaan program IBM tidak terkendala secara signifikan dan tetap sesuai dengan perencanaan. Selain itu, diharapkan upaya yang diterapkan dapat menjadi percontohan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan masyarakat. (pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar