Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Mamuju Bersemangat Memulai Pekerjaan Fisik

MAMUJU, plpbm.pu.go.id – Setelah perjalanan panjang menyiapkan masyarakat dalam tahap perencanaan selama satu bulan lebih, akhirnya dana tahap I sebesar 70% untuk Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat dapat dicairkan pada 8 Mei 2020 untuk sepuluh desa. Kesepuluh desa tersebut adalah: (1) Desa Tampalang, (2) Desa Takandeang; keduanya di Kecamatan Tapanag, (3) Desa  Lebani, (4) Desa Labuan Rano; keduanya di Kecamatan Tapalang Barat, (5) Desa Pamulukang, (6) Desa Guliling, (7) Desa Beru-Beru; ketiganya di Kecamatan Kalukku, (8) Desa Banuada, (9) Desa Hinua, (10) Desa Linuka; ketiganya di Kecamatan Bonehau. Dana tahap I ini yakni sebesar 245 juta untuk masing-masing desa dari total alokasi perdesa sebesar 350 juta.

Pemetaan sosial dan penyusunan calon pemanfaat telah disusun berdasarkan pedoman dan petunjuk teknis pelaksanaan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya. Dimana diutamakan pemanfaat adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dengan prioritas keluarga yang memiliki ibu hamil yang masih buang air besar sembarangan (BABs) atau belum memiliki tangki septik yang kedap air, keluarga yang memiliki balita yang masih BABs atau belum memiliki tangki septik yang kedap air, keluarga yang memiliki anak stunting yang masih BABs atau belum memiliki tangki septik yang kedap air, dan keluarga yang memiliki anggota difabel yang masih BABs atau belum memiliki tangki septik yang kedap air.

Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya T.A. 2020 di Kabupaten Mamuju direncanakan akan membantu 337 KK atau setara dengan 1.365 jiwa. Jumlah penerima manfaat perdesa telah memenuhi output minimal yang disyaratkan yaitu minimal 35 KK atau setara dengan 125 jiwa. Adapun jumlah bilik kloset, kloset dan tangki septik yang akan dibangun yakni sejumlah 295 unit. Jumlah penerima manfaat dan jumlah prasarana dan sarana yang akan dibangun di kesepuluh desa tersebut sebagai berikut:

Tabel 1. Jumlah Penerima Manfaat dan Rencana Unit Terbangun

No

Desa

Jumlah 

Penerima Manfaat

Rencana Jumlah

Unit Terbangun

KK

Jiwa

1

Tampalang

32

130

30

2

Takendeang

32

127

30

3

Lebani

36

142

30

4

Labuan Rano

36

144

29

5

Pamulukang

31

154

30

6

Guliling

30

143

30

7

Beru-Beru

35

128

30

8

Banuada

35

126

29

9

Hinua

37

143

29

10

Lumika

33

128

28

JUMLAH

337

1.365

295

 

Setelah melalui rembuk warga untuk persiapan konstruksi, pengadaan barang dari hasil survei harga, dan rekrutmen tenaga kerja maka pekerjaan konstruksi dapat dimulai. Konstruksi yang dilakukan yakni pembangunan bilik toilet, kloset dan tangki septik. Pekerjaan fisik di Kabupaten Mamuju dimulai pada 16 Mei 2020, serentak di tiga desa yaitu Desa Tampalang, Desa Takandeang dan Desa Beru-Beru. Sedangkan tujuh desa lainnya dimulai pada 18 Mei 2020.

Untuk tahap pertama masing-masing desa serentak dimulai pekerjaan fisik di 8 unit/lokasi dengan jumlah tukang 1 orang dan 2 pekerja perlokasi pekerjaan. Sehingga tenaga kerja yang terserap pada tahap awal ini sebanyak 240 orang dengan rincian 80 orang tukang dan 160 orang pekerja.

Protokol COVID-19 tetap diterapkan selama proses konstruksi. KSM secara aktif membagikan masker kepada pekerja serta menyediakan sabun cuci tangan di lokasi pekerjaan. Selanjutnya, setelah 8 unit perdesa selesai dikerjakan (dijadwalkan selesai dalam 3 minggu), maka akan dilanjutkan dengan pekerjaan tahap dua di 8 lokasi lainnya dan begitu seterusnya sehingga diperkirakan dalam 3 bulan seluruh lokasi akan selesai 100%. (Adv. Sandes Reg. 1/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar