Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2021 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

KemenPUPR Siap Mendukung Pembangunan 5500 Sarana Prasarana Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan

SURABAYA, plpbm.pu.go.id – Sebanyak 404 Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas TFL Gelombang 3 dan 4 di Hotel Doubletree by Hilton Surabaya pada 19 – 25 April 2021. TFL yang ditugaskan di gelombang 3 dan 4 ini berasal dari Lampung, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Tengah.

Pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan arahan Wakil Presiden terkait bantuan untuk Institusi Pendidikan Keagamaan di masa pandemi COVID-19, dimana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) telah melakukan survei terhadap kondisi sarana dan prasarana sanitasi di Lingkungan Pendidikan Keagamaan (LPK). Berdasarkan hasil survei tersebut diketahui bahwa kondisi sarana dan prasarana sanitasi di LPK sebagian besar tidak layak. Selain itu, belum terdapat pengolahan air limbah domestik yang baik sehingga berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan khususnya badan air.

Sebagai tindak lanjut hasil survei tersebut, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya akan melakukan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi berupa fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di LPK yang tersebar di 29.667 lokasi, dengan prioritas penanganan untuk TA 2020 sebanyak 100 lokasi di 10 provinsi prioritas. Sedangkan untuk TA. 2021 akan dilakukan pembangunan sebanyak 5500 lokasi unit MCK di 34 provinsi yang akan dilakukan dalam 2 (dua) tahap dengan pilihan metode swakelola (berbasis masyarakat) atau dengan metode kontraktual, dengan memperhatikan kondisi lokasi.

Dengan terbangunnya prasarana dan sarana sanitasi yang baik di LPK, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar mengajar yang aman, nyaman, bersih dan sehat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat sehingga dapat mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

TFL diharapkan dapat memahami konsep program dan teknis pelaksanaan program sebelum dimobilisasi ke lapangan. Sebelumnya, pelaksanaan Peningkatan Kapasitas TFL Sanitasi di LPK gelombang 1 dan 2 juga telah dilaksanakan di Bandung dengan peserta sebanyak 566 orang yang berasal dari Jawa Tengah, Jambi, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Bali, NTB, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Papua Barat. (and/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar