Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2021 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Kartini Sanitasi dari Minahasa Utara

MINAHASA UTARA, plpbm.pu.go.id – Dalam membangun sarana dan prasarana SPALD-T, kesetaraan gender menjadi isu yang diusung. Tidak menjadi halangan, perempuan juga bisa memiliki peranan besar dalam proses pembanguan SPALD-T di berbagai wilayah di Indonesia. Seperti yang terjadi di Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Para perempuan turut berpartisipasi dalam memberikan sumbangan pikiran dan tenaganya untuk mewujudkan terciptanya SPALD-T di wilayah tersebut.

Perempuan terlibat aktif sebagai penggerak dan pengurus di dalam organisasi KSM, seperti menjadi bendahara ataupun sekertaris. Lebih jauh dari itu para perempuan penggiat sanitasi ini juga turut membantu aktif dalam pekerjaan kegiatan Sanimas. Pekerjaan mulai dari pengumpulan botol plastik, merangkai plastik sebagai media lekat bakteri pengolah air limbah atau biofilter pada SPALD-T hingga terlibat dalam pekerjaan fisik pada saluran perpipaan.

Semangat untuk memiliki lingkungan yang bersih dan sehat menjadi pendorong utama yang dilakukan kaum ibu dalam partisipasinya pada program Sanimas di wilayah tersebut. Melakukan pekerjaan fisik bukan menjadi penghalang peran perempuan pada pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi, seperti melakukan penggalian tanah yang menjadi saluran perpipaan dari tiap-tiap rumah menuju lokasi IPAL juga tidak luput dari partisipasi perempuan di wilayah tersebut. Proses pekerjaan fisik berjalan dengan cepat tanpa menghadapi halangan yang berarti. Tidak heran, dengan semangat yang dimiliki oleh masyarakatnya, di tahun anggaran 2020 ini Kabupaten Minahasa Utara menjadi daerah yang berada pada posisi teratas dalam pencapaian progres pembangunan fisik sarana dan prasarana Sanimas Reguler Wilayah Timur.

Di Provinsi Sulawesi Utara, terdapat empat titik lokasi pembangunan SPALD-T program Sanimas TA. 2020 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sanitasi, Kementerian PUPR. Keempat titik tersebut masuk kedalam wilayah KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang sedang giat dibangun oleh Pemerintah Pusat Republik Indonesia. Selain membenahi lingkungan, program Sanimas juga dapat menjadi pendorong dalam perubahan dan peningkatan pola kehidupan masyarakat tentang prilaku hidup bersih dan sehat. Hal unik lainya, Fasilitator provinsi dan empat orang tenaga fasilitator lapangan semuanya perempuan, mereka adalah perempuan tangguh yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara.

Dengan aktifnya peran perempuan dalam pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di wilayah Minahasa Utara, dapat diyakini sarana dan prasarana terbangun akan dibuat dengan konsep penataan yang indah dan menarik dengan memberikan sentuhan feminin. Fungsi SPALD-T tidak hanya menjadi tempat pengolahan air limbah rumah tangga di wilayah tersebut, tetapi juga sarana dan prasarana terbangun akan menjadi tempat dengan fungsi dan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat khususnya masyarakat penerima manfaat.(Adv. Sanreg Wiltim/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar