Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Kampung Adat Tutubhada Menjadi Penerima Manfaat Sandes

NAGEKEO, plpbm.pu.go.id – Kampung Adat Tutubhada terletak di Desa Rendu Tutubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desa Rendu Tutubhada merupakan salah satu desa sasaran kegiatan Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2020. Kampung Adat Tutubhada berada di arah barat daya Kota Mbay, dan jaraknya kurang lebih 12,5 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Nagekeo.

Tutubhada sendiri berasal dari kata “Tutu” yang artinya “Dada” dan “Bhada” artinya “Kerbau”. Nama tersebut terkait dengan sejarah pembangunan kampung adat dimana terdapat kerbau berkubang di halaman kampung tersebut dan salah satu kerbau induk badannya besar dan dadanya panjang sampai terseret di tanah.

Kampung Adat Tutubhada merupakan salah satu destinasi wisata di Kabuoaten Nagekeo yang tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal tetapi juga wisatawan mancanegara. Selain terdapat rumah-rumah adat, di kampung ini masih ada peninggalan-peninggalan benda cagar budaya serta Atraksi budaya, seperti: tinju adat (etu), potong kerbau (para bhada), sunat (tau nuwa). Terdapat 12 rumah yang berdiri disini. Masing-masing rumah memiliki 5 tingkat. Dari luar tidak terlihat seperti rumah bertingkat. Bentuknya unik. Atapnya terbuat dari alang-alang. Alang-alang itu disusun hingga tiga lapis. Alang-alang ini bisa bertahan hingga 30 tahun. Kayu yang digunakan untuk membuat rumah adalah kayu nara (sebagai tiang), kayu wuwu dan bambu. Ada kubur batu peninggalan nenek moyang. Batu-batu itu diambil dari gunung. Persis di depan rumah mereka lelulur mereka Jogo Sela dan Amerae dikuburkan.

Dalam kegiatan Sanitasi Perdesaan Padat Karya, di lokasi ini sedang dibangun 3 unit bilik dan tangki septik di lingkungan Kampung Adat Tutubhada. Selain untuk meningkatkan akses sanitasi dan kesehatan masyarakat kampung adat, pembangunan bilik dan tangki septik di Kampung Adat Tutubhada diharapkan akan menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung ke sana. (Adv. Sandes Reg. 4/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar