Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Ibu-Ibu Bahu Membahu dalam Pembuatan Filter

MALANG, plpbm.pu.go.id – Pemberdayaan masyarakat dalam Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya dilakukan secara menyeluruh. Artinya tidak melihat gender baik laki-laki ataupun perempuan. Sebagian besar yang banyak terlibat dalam proses pembangunan fasilitas sanitasi (tukang/pekerja) memang laki-laki, tetapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan, peran perempuan juga dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan. Keterlibatan gender khususnya perempuan menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya.

Seperti kaum perempuan dan ibu-ibu penerima manfaat di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, dan Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Mereka sangat antusias dalam mendukung pelaksanaan Sandes di desa mereka. Selain sebagai penerima manfaat, kaum ibu-ibu ini juga turut membantu dalam pelaksanaan pembangunan fisik toilet sanitasi.

Pekerjaan yang dilakukan adalah pekerjaan yang ringan, tidak memberatkan dan tidak terlalu berisiko.  Seperti pembuatan filter dari botol mineral. Sesuai arahan oleh Tenaga Fasilitator Lapangan, mereka membuat sarana atau media tinggal bakteri. Di media filter ini nantinya bakteri melakukan proses biologis dalam mengolah air limbah domestik. Dari proses biologis yang sudah dialami oleh bakteri, air limbah domestik bisa dibuang ke badan air sesuai dengan standar baku mutu. Selain itu, mereka juga ikut membantu melakukan pengayakan pasir dan tentunya membantu menyediakan makanan dan minuman untuk para pekerja lapangan.

Selain terlibat dalam proses pembangunan fasilitas, peran kaum perempuan juga sangat dibutuhkan dalam hal memberikan edukasi pada masyarakat dan keluarganya sendiri untuk menerapkan PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat dimanapun dan kapanpun. Promosi PHBS utamanya dilakukan oleh seorang ibu, karena akan memberi pengaruh besar dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. (Adv. Sandes Reg. 3/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar