Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Demi Sanitasi di Yumakot, Fasilitator Susuri Bukit Nan Hijau

PEGUNUNGAN BINTANG, plpbm.pu.go.id – Menempuh perjalanan jauh, Tenaga Fasilitator Lapangan Sandes di Kabupaten Pegunungan Bintang terbiasa naik dan turun gunung selama 4 jam. Perjalanan yang ditempuh ini lantaran tidak adanya jalur transportasi lainnya. Tim TFL tetap semangat untuk mendampingi pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana Sanitasi Pedesaan Padat Karya bagi warga Desa Yumakot, Distrik Ok Aom, Kabupaten Pegunungan Bintang. Desa Yumakot merupakan salah satu desa di Distrik Ok Aom, Kabupaten Pegunungan Bintang yang hanya dapat diakses dengan berjalan kaki, hal ini yang menjadi salah satu penyebab Desa Yumakot  masih terpencil, harga barang tinggi  ditambah dengan kendala jaringan telekomunikasi yang buruk.

Kehadiran program Sanitasi Pedesaan Padat Karya oleh Kementerian PUPR tahun anggaran 2020 dalam rangka perluasan akses sanitasi di Desa Yumakot sangat besar manfaatnya. Sebelumnya, sebagian besar masyarakat Desa Yumakot masih melakukan BABS di sungai atau di tempat lainnya. Beberapa keluarga telah memiliki jamban/cubluk. Dan sebagian juga ada yang belum penah sama sekali mengunakan jamban/cubluk.

Pada pelaksanaan program Sanitasi Pedesaan Padat Karya TA. 2020 ini tidak banyak jumlah sarana yang dapat terbangun. Beberapa hal yang menyebabkan minimnya  jumlah sarana sanitasi yang dapat terbangun, antara lain:

1. Tingginya harga material hingga sampai di lokasi pendampingan, karena harus      ditambah dengan biaya langsir material yakni ongkos pikul; dan

2. Belum ada akses transortasi menuju lokasi pendampingan, sehingga seluruh material hanya dapat dilangsir dengan berjalan kaki.

Meski jumlah sarana yang dapat terbangun cukup minim, tetapi setidaknya kehadiran program Sandes Padat Karya di Desa Yumakot merupakan pemicu bagi masyarakat untuk mengubah kebiasan BABS menjadi BAB di WC. Selain itu, juga dapat menjadi sarana edukasi yang nyata dalam membangun kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bagi masyarakat pedalaman. (Adv. Sandes Reg. 5/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar