Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal PLPBM  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Cuci Tangan Pakai Sabun, Langkah Preventif Penularan Virus

JAKARTA, plpbm.pu.go.id – Melindungi diri sendiri dan keluarga di tengah wabah corona virus disease (COVID-19) adalah suatu kewajiban. Dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dinilai mampu mencegah penyebaran virus. Pasalnya, selain melalui percikan dahak (droplet) penderita, penyebaran virus juga sering terjadi melalui tangan.

Oleh karena itu, penting untuk diketahui, langkah-langkah tepat dalam mencuci tangan. Selain itu, membiasakan diri cuci tangan pakai sabun adalah langkah paling mudah dan tanpa biaya, yang dapat kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus.

Agar cuci tangan efektif membasmi virus, berikut 5 langkah yang wajib dilakukan:

  1. Langkah 1

Membasahi keseluruhan tangan dengan air bersih yang mengalir.

  1. Langkah 2

Menuangkan sabun dan menggosok ke seluruh bagian tangan, mulai dari telapak tangan, punggung tangan, hingga sela-sela jari.

  1. Langkah 3

Membersihkan bagian bawah kuku dengan menggaruk ringan pada telapak tangan.

  1. Langkah 4

Membilas tangan dengan air bersih yang mengalir.

  1. Langkah 5

Mengeringkan tangan dengan handuk bersih atau tisu. Dapat juga dilakukan dengan mengangin-anginkan tangan.

Mencuci tangan yang efektif dilakukan setidaknya 20 detik. Penggunaan hand sanitizer atau pembersih tangan berbasis alkohol (minimal 60%) juga dapat dilakukan, dengan durasi sama yakni 20 detik. Saat menggunakan hand sanitizer, tangan harus digosok seluruh bagian, seperti pada saat mencuci tangan menggunakan sabun.

Hal lain yang perlu diketahui yakni waktu-waktu penting untuk mencuci tangan. Dalam upaya mitigasi penyebaran COVID-19, cuci tangan penting untuk dilakukan pada waktu-waktu berikut:

  • Setelah membuang ingus, setelah batuk, atau setelah bersin.
  • Setelah berkunjung dari tempat umum, seperti kendaraan umum, pasar, atau tempat ibadah.
  • Setelah menyentuh barang di luar rumah, termasuk uang.
  • Sebelum, saat, dan sesudah merawat orang sakit.
  • Sebelum dan sesudah makan.

Secara umum, cuci tangan perlu untuk dilakukan di waktu-waktu berikut:

  • Setelah menggunakan toilet.
  • Sebelum dan sesudah makan.
  • Setelah membuang sampah.
  • Setelah menyentuh hewan.
  • Setelah mengganti popok bayi atau membantu anak menggunakan toilet.
  • Setelah membersihkan rumah.
  • Ketika tangan terlihat kotor.

Dengan memahami langkah dan waktu yang tepat dalam mencuci tangan, diharapkan masyarakat dapat menerapkan cara cuci tangan pakai sabun yang efektif sehingga mampu mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia. (pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar