Informasi resmi terkait seleksi TFL tahun anggaran 2020 hanya dari web portal IBM SANITASI  |   klik tautan berikut untuk memeriksa kelengkapan dokumen/data perihal seleksi TFL 2020  |   Silahkan download materi bimbingan teknis Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA 2019 disini | Pengiriman Berita/Artikel/Kisah Sukses ke email publikasi.plpbm@gmail.com

Bupati Sumba Barat Daya Kukuhkan Asosiasi Pengelola Sarana Penyedia Air Minum dan Sanitasi Perdesaan (KP-SPAMS)

SUMBA BARAT DAYA, plpbm.pu.go.id – Kamis (14/4/2020), Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete bersama jajaranPemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya telah mengukuhkan kelompok swadaya masyarakat yaitu Asosiasi Pengelola Sarana Penyedia Air Minum dan Sanitasi Perdesaan atau dikenal dengan KP-SPAMS.  Institusi masyarakat ini diharapkan dapat berperan dalam mengelola infrastruktur air minum dan sanitasi di perdesaan yang akan dibangun agar dapat berfungsi dengan optimal dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati SBD menghimbau agar program penyediaan infrastruktur air minum dan sanitasi berbasis masyarakat betul-betul tepat sasaran, bukan hanya kualitas sarana dan prasarana yang dibangun sesuai dengan juknis namun terlebih adanya pendampingan yang maksimal kepada masyarakat desa tentang pola hidup sehat dan bersih. Selain itu diharapkan juga dengan dibangunnya infrastruktur air minum dan sanitasi perdesaan dapat meningkatkan akses pelayanan dasar masyarakat serta perekonomian masyarakat desa misalnya peningkatan kualitas perkebunan dan pertanian karena sudah lancarnya air bersih di desa tersebut.

Terbentuknya KP-SPAMS SBD ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah daerah setempat. Pemerintah Kabupaten SBD menjalankan kewajiban dalam menjamin tersedianya institusi pengelola dengan alokasi dana untuk operasi serta pengelolaannya dalam rangka melanjutkan program pemerintah pusat yang telah membangun infrastruktur penyehatan lingkungan permukiman berbasis masyarakat yaitu Sanitasi Perdesaan Padat Karya (Sandes) dan Pamsimas.

“Diharapkan dengan adanya KP-SPAMS ini dapat mendukung program tujuh jembatan emas Pemerintah Kabupaten SBD yaitu salah satunya adalah meningkatkan dan memelihara ketersediaan air bersih di Kabupaten SBD”, tegas Bupati SBD, dr Kornelius Kodi Mete.

Di akhir acara, tak lupa dingatkan pula mengenai komitmen pelaksana program pembangunan di perdesaan agar selalu mematuhi protokol COVID-19 yaitu physical distancing dan memakai alat pelindung diri guna menjaga kesehatan dan keselamatan diri. (adv. Sandes reg. 4/pub.ibm)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kirim Komentar